suntik meningitisSuntik imunisasi meningitis menjadi syarat wajib mengajukan visa bagi setiap jamaah umroh dan haji sesuai ketentuan yang ditetapkan dari Pemerintah Arab Saudi. Suntik imunisasi meningitis sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum jadwal keberangkatan haji dan umroh. Tujuan dilakukannya suntik imunisasi meningitis adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit meningitis selama di Tanah Suci atau selama perjalanan ritual haji dan umroh.

Persyaratan Suntik Vaksin Meningitis

tips melakukan tawafUntuk kesempurnaan ibadah umroh maupun haji sangat disarankan bagi Anda yang baru pertama melaksanakan umroh maupun haji untuk menyimak tips melakukan tawaf ini. Tawaf – (ﻃﻮﺍﻑ) merupakan salah satu rukun dalam ibadah umroh dan haji. Tawaf adalah kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Tawaf adalah salah satu amal ibadah yang dilakukan oleh Muslim pada saat melaksanakan haji dan umrah. Tawaf hanya dilakukan di Masjidil Haram.

Ketika kita melakukan ritual thawaf biasanya jamaah banyak yang belum mengenal lokasinya, terlebih lagi bagi jamaah yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji. Bahkan terkadang ada jamaah yang tersesat karena banyaknya jumlah orang yang melakukan thawaf.

Thawaf merupakan kegiatan mengelilingi Kaabah sebanyak tujuh kali di mana posisi Kaabah berada di sebelah kiri jamaah (berarti memutar berlawanan arah). Thawaf berawal dan berakhir di tempat yang sejajar dan searah dengan Hajar Awad.

Berikut ini Tips Melakukan Tawaf

Dengan begitu, ada beberapa tips melakukan tawaf bagi para jamaah saat melakukan thawaf, yaitu sebagai berikut.

  1. Para jamaah diharapkan tidak melawan arus dan usahakan tidak berhenti di dalam arus.
  2. Jamaah disarankan membawa air minum di dalam botol berukuran kecil atau sedang selama thawaf dan sa’I, terutama jika kondisi sangat padat karena khawatir akan terkena dehidrasi.
  3. Bagi jamaah yang lanjut usia atau kurang sehat sebaiknya jangan memaksakan diri untuk thawa di kerumunan yang padat. Thawaf dan sa’I dapat dilakukan di lantai 2 atau 3 Masjidil Haram.
  4. Jika terpisah dari rombongan, lanjutkan thawaf sampai dengan selesai  tujuh putaran dan dilanjutkan shalat dua rakaat di belakang makam Nabi Ibrahim as.
  5. Setelah melakukan thawaf, sebaiknya jamaah menunggu rombongan di suatu tempat dengan memberi tanda, lalu melanjutkan sa,i.
  6. Jika terpisah dari rombongan, sebaiknya jamaah tetap melanjutkan sa’i sampai selesa, lalu melakukan tahallul di Marwah dan menunggu di sana atau pulang ke penginapan

kereta cepat mekah madinahSalam Tour – Umroh Jakarta | Haramain High Speed Rail project di kenal juga”Western Railway” atau “Makkah-Medina high speed railway” sepanjang 453 kilometer  (449,2 kilometer dari jalur utama, ditambah koneksi cabang ke bandara KAIA: 3,75 kilometer). Kereta Api denganKecepatan tinggi antar kota sistem transportasi kereta api di bawah konstruksi di Arab Saudi ini akan menghubungkan kota suci Madinah dan Mekah melalui King Abdullah Economic City, Rabigh, Jeddah, dan Bandara Internasional King Abdul Aziz. Ini akan terhubung dengan jaringan nasional di Jeddah. Kereta cepat yang menghubungkan Makkah-Madinah akhirnya akan beroperasi Maret 2018. Operasi kereta cepat ini sempat tertunda sebelumnya. Konsorsium Spanyol yang menggarap proyek tersebut mengatakan seharusnya kereta cepat ini beroperasi akhir tahun ini. Namun ditunda hingga akhir 2017.

Proyek Makkah-Medina high speed railway ini telah menelan biaya hingga 7,1 miliar dollar AS. Arab Saudi memberikan proyek kereta cepat ini kepada konsorsium 12 perusahaan asal Spanyol dan dua perusahaan Saudi. Lintasan kereta cepat ini akan menempuh jarak 453 kilometer antara Makkah dan Madinah.

Saudi juga telah menyiapkan 35 kereta dan akan berfungsi selama 12 tahun. Perusahaan asal Spanyol yang membuat rel adalah Renfe, pembuat kereta Talgo dan operator jalur adalah Adif. Mereka dipercaya telah memiliki pengalaman yang luas di bidang transportasi ini.

Karena keterlambatan proyek, Saudi membayar kompensasi sebesar 160 juta dollar AS sebagai biaya tambahan. Saudi berharap pembangunan proyek ini dapat memperlancar transportasi dua kota suci selama musim haji.
3-_img-20160303-wa0017
Selain kereta cepat, Otoritas Pengembangan Provinsi Makkah menyetujui rencana pembangunan terowongan yang menghubungkan Arafah dan Jamarat di Mina melalui Muzdalifah dan Jamarat dengan pelataran Masjidil Haram di Makkah. Pertemuan tresebut dipimpin oleh Pangeran Khaled al Faisal, Emir Makkah dan penasihat Raja di Kantor Gubernur Jeddah.

Rencana pembangunan tersebut baru akan diajukan kepada Raja Salman untuk meminta persetujuan. Selain membangun dua terowongan, mereka juga berencana untuk membangun tower untuk pemondokan jamaah haji dan umrah di lereng gunung Mina tanpa melanggar situs suci.

Sekjen Otoritas Pengembangan Provinsi Makkah Hashim al Faleh mengatakan pihaknya akan berinovasi dalam mengembangkan Makkah dan dengan partisipasi masyarakat. Nantinya, masyarakat akan dilibatkan untuk memberikan saran pembangunan yang disesuaikan dengan budaya masyarakat Makkah.

Sebanyak enam tower telah dibangun di Mina untuk menampung 12 ribu jamaah. Mereka juga akan menambah tenda di arafah dan fasilitas yang lebih baik bagi jamaah haji dan umroh yang berada di Muzdalifah.

Sarana transportasi untuk menjangkau antara situs suci satu dengan lainnya serta Masjidil Haram akan ditingkatkan. Selain itu, pihkanya juga akan mengembangkan Bandara King Abdul Aziz khususnya lingkungan sekitarnya.

Di bidang kesehatan, Direktorat Urusan Kesehatan Makkah melaporkan telah membuka rumah sakit baru dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 2.598 buah.

Rumah sakit Raja Faisal dan rumah Sakit King Abdul Aziz telah memperluas ruang perawatan dengan menambah 300 tempat tidur baru tahun ini, sedangkan Rumah Sakit al Noor menambah 17 tempat tidur khusus ruang ICU disamping departemen luka bakar, ruang tunggu dan UGD.
Rumah Sakit Ibnu Sina rencananya akan membuka delapan pusat kesehatan baru. Sebanyak 300 tempat tidur ditambahkan di Rumah Sakit Ajyad dan 200 tempat tidur di Rumah Sakit al Hujoon.

Tujuh pusat kesehatan baru akan dibangun di utara Masjidil Haram. Pemerintah Saudi juga akan membangun Rumah Sakit Umum Makkah berkapasitas 500 tempat tidur dan Rumah Sakit al Jumoon berkapasitas 100 tempat tidur.

Sementara itu di dalam Masjidil Haram akan dibangun empat pusat kesehatan dan 100 klinik gigi. Khusus pusat gangguan perilaku dan trauma akan dibangun klinik berkapasitas 100 tempat tidur.

Untuk menyimpan persediaan obat-obatan dan peralatan kesehatan, pihaknya akan membangun lima gudang baru di Al Muaisim Emergency Complex.

Di tempat lain, pemerintah Saudi akan menambah fasilitas kesehatan di Rumah Sakit al Hawiyah 200 tempat tidur, Rumah Sakit al Kharma 200 tempat tidur, Rumah Sakit Turbah 200 tempat tidur, rumah sakit anak-anak 300 tempat tidur dan rumah sakit al Amal 500 tempat tidur.

Pusat Perawatan Jantung dan rumah sakit bersalin juga akan dibangun di Taif. Dengan 500 tempat tidur perawatan biasa, 200 tempat tidur bersalin dan anak-anak serta 50 klinik gigi di Qunfudah.

biro-hajiIbadah haji maupun umroh wajib ditunaikan minimal sekali seumur hidup. Setelah itu, jika haji lagi hukumnya sunnah saja. Wajibnya haji dan umroh bagi yang memiliki kemampuan merupakan kesepakatan jumhur ulama.

Dalam Islam dikenal dengan “hajjatul Islam” yaitu kewajiban haji yang wajib dilakukan sekali seumur hidup. Setelah itu, jika haji lagi hukumnya sunnah saja. Wajibnya haji bagi yang memiliki kemampuan merupakan kesepakatan jumhur ulama. Allah Ta’ala memerintahkan dalam Al-Quran,

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. (QS. Al Imran: 97)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata:

هذه آية وُجُوب الحج عند الجمهور

“Ini adalah ayat yang menunjukkan wajibnya haji menurut pendapat jumhur ulama” [1]

Ibnu Al-Mundzir mengatakan bahwa ini adalah ijma’, beliau berkata,

وأجمعوا أن على المرء في عمره حجة واحدة: حجة الإسلام إلا أن ينذر نذرا، فيجب عليه الوفاء به

“Para ulama telah bersepakat bahwa wajib bagi seorang muslim untuk menunaikan ibadah haji sekali seumur hidup, yaitu (disebut) haji Islam kecuali (setelah berhaji) dia bernadzar (untuk berhaji lagi), maka wajib baginya menunaikan haji nadzarnya” [2].

Demikian juga perintah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam, beliau bersabda,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا ». فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ – ثُمَّ قَالَ – ذَرُونِى مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَىْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَىْءٍ فَدَعُوهُ ».

“Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah”, kemudian ada seorang bertanya: “Apakah setiap tahun Wahai Rasulullah?”, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menjawab sampai ditanya tiga kali, barulah setelah itu beliau menjawab: “Jika aku katakan: “Iya”, maka niscaya akan diwajibkan setiap tahun belum tentu kalian sanggup, maka biarkanlah apa yang sudah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya telah binasa orang-orang sebelum kalian, akibat banyaknya pertanyaan dan penyelisihan mereka terhadap nabi mereka, maka jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, kerjakanlah darinya sesuai dengan kemampuan kalian dan jika aku telah melarang kalian akan sesuatu maka tinggalkanlah” [3].
Ibadah umrah juga wajib

Bagaimana dengan ibadah umrah? Pendapat terkuat juga wajib hukumnya sekali seumur hidup bagi yang mampu. Para ulama berdalil dengan firman Allah Ta’ala,

وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah: 196).

Pada ayat ini, haji dan umrah disebut secara bergandengan menunjukkan kesatuan yang wajib. Dalil lainnya bahwa wanita diperintahkan wajib berjihad, yaitu dengan haji dan umrah. Jika wanita saja wajib maka bagaimana dengan laki-laki.

وبحديث عائشة رضي الله تعالى عنها قالت : « قلت : يا رسول اللّه هل على النّساء جهاد ؟ قال : نعم ، عليهنّ جهاد لا قتال فيه : الحجّ والعمرة »

Dengan hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh” [4].

Alhamdulillah ibadah haji dan umrah memang bisa dilakukan secara berbarengan sehingga bisa sekali safar dan menggugurkan dua kewajiban sekaligus.

Demikian semoga bermanfaat.
Catatan kaki

[1] Tafsir Ibnu Katsir 2/81, Darut Thayyibah, 1420 H, Syamilah
[2] Al-Ijma’ 1/51, Darul Muslim, 1425 H, Syamilah
[3] HR. Muslim
[4] HR. Ibnu Majah no. 2901, shahih

 

e614e822577e1595871ddd5baeb4f0ebBersujud di Raudhah atau Taman Surga adalah impian bagi hampir setiap umat Muslim yang berkunjung ke Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. Apalagi bagi para jamaat yang baru pertama kali ke Kota Madinah.

Raudhah adalah sebuah ruangan yang terletak di antara mimbar Masjid Nabawi dengan makam (dahulu kamar tidur) Rasulullah Muhammad SAW. Sang Nabi sendiri yang menyebut ruangan seluas 22×15 meter itu sebagai taman surga dan meminta umatnya untuk berdoa sebanyak-banyaknya di tempat itu.

Kabarnya, layaknya berdoa di Multazam atau lokasi antara Hajar Aswad dan Pintu Kabah di Kabah, Makkah, di Raudhah semua doa yang tulus akan dikabulkan. “Antara mimbarku dan rumahku merupakan taman dari taman-taman syurga.” (HR. Al Bukhari & Muslim).

Selain untuk berdoa, bagi umat Islam era kini, Raudhah adalah jarak terdekat yang dapat dicapai untuk bersanding secara fisik dengan Sang Nabi karena tepat di balik bangunan persegi empat berwarna hijau dengan kaligrafi emas yang terletak di sebelah kiri saat mereka bersujud di Raudhah itulah makam Nabi Muhammad SAW.

Dahulu rumah Nabi Muhammad SAW dan Siti Aisyah terletak di luar kompleks Masjid Nabawi, namun karena perluasan area masjid kini rumah tersebut berada di dalam kawasan Masjid Nabawi di Madinah. Untuk mencari posisi Raudhah di area Madjid Nabawi yang terus diperluas hingga kini dapat menampung hingga satu juta jamaah tersebut tidak sesulit yang dibayangkan.

Dari pelataran masjid yang dihiasi kanopi-kanopi berbentuk payung raksasa karya arsitek Jerman Mahmoud Bodo Rasch, kawasan Raudhah dapat dicirikan dari kubah berwarna hijau. Cukup berdiri di sisi terluar pelataran untuk dapat melihat seluruh warna kubah di Masjid Nabawi, tepat di bawah kubah berwarna hijau yang terletak di samping kubah perak lokasi imam itulah lokasi taman surga.

Bagi jamaah laki-laki, pintu terdekat untuk mencapai Raudhah adalah melalui gerbang Babus Salam atau gerbang Jibril yang memang dikhususkan bagi peziarah. Sementara untuk jamaah perempuan masuklah melalui pintu Ali bin Abu Thalib atau pintu nomor 25-29.

Dari dalam masjid, kawasan Raudhah ditandai karpet berwarna hijau. Sementara seluruh bagian masjid yang lain dilapisi karpet berwarna merah. Jadi ketika kaki belum menjejak karpet berwarna hijau, maka belumlah tiba di taman surga.

Selain karpet hijau, arsitektur bagian dalam Masjid Nabawi di sekitar Raudhah juga tampak berbeda dari bagian masjid yang lain. Langit-langit Raudhah dihisasi fresco bergambar jalinan bunga berwarna merah, hijau dan biru dalam latar putih serta kaligrafi sementara itu tiang-tiangnya tidak berwarna putih dan abu-abu dengan hiasan emas seperti bagian masjid yang lain melainkan berwarna merah jambu dengan hiasan emas dan kayu.

Reuni Salam Tour Berhadiah Umrah

Salam Tour sebagai perusahaan travel umroh dan haji plus terbaik di Indonesia, tahun ini kembali menggelar reuni alumni umrah dan haji plus di gedung Andalus City kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti, Minggu 21 Agustus 2016. Reuni tersebut diikuti ribuan alumni Salam Tour program umrah dan haji plus. Dalam kesempatan tersebut, dibagikan doorprize umrah gratis untuk alumni yang hadir dalam reuni. kesempatan tersebut menjadi Soft Launching Gedung Andalus City Islamic – Convention and Business Center.

 

Direktur Utama Salam Tour, H Dede Muharam Lc mengatakan, reuni dalam bingkai halal bi halal menjadi agenda rutin setiap tahun. Jamaah Salam Tour semakin bertambah. Ribuan Alumni hadir dalam reuni yang digelar di gedung Andalus City Harjamukti. Hal ini menunjukan antusias dan rasa persaudaraan yang kokoh. “Semoga pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” Ujar Dede Muharam dalam sambutannya.

 

Dikatakan entrepreneur muda ini, dengan dukungan dan doa dari para alumni dan keluarga besar Salam Tour, gedung Andalus City yang menjadi ikon wilayah selatan Kota Cirebon, resmi dapat dipergunakan.

 

Gedung tiga lantai yang berada di jalur strategis itu, terdiri dari tiga lantai . Lantai satu digunakan untuk kegiatan perekonomian masyarakat dan gerai-gerai. Saat ini, lanjut H Dede Muharam Lc, sudah banyak yang ingin bergabung . Alumni Universitas Al-Azhar Cairo Mesir ini mengajak pengusaha dari alumni Salam Tour untuk Bergabung meramaikan gedung Andalus City. Lantai dua digunakan untuk gedung pertemuan. Baik seminar, pernikahan, maupun kegiatan lainnya. Gedung Andalus City mampu menampung 2 ribu tempat duduk. Lantai tiga, dibangun 19 kamar penginapan untuk kebutuhan masyarakat.

 

 

Dengan Konsep Modern, gedung Andalus City menjadi ikon wilayah selatan. Tidak hanya mengenalkan gedung Andalus City, dalam reuni alumni yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan pemerintahan itu, diberikan door prize umrah gratis. Penceramah KH Ahmad Bukhori Muslim dari Jakarta menyampaikan, halal bihalal dan reuni akbar Salam Tour menjadi bukti tali persaudaraan yang kokoh. Dalam momen HUT kemerdekaan RI, tema yang usung Menjaga Kemabruran Umrah dan Haji, Merdeka dari Kerendahan Menuju Bangsa yang Beriman.